18 Apr 2013

Makalah Pemanfaatan Lingkungan Sekitar



PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEKITAR
Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah
Workshop Matematika
Dosen Pengampu: Defi S.Pd




Oleh :

 
ERMA SUSANTI
11115202303
                                
PENDIDIKAN MATEMATIKA
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU
PEKANBARU
2013




KATA PENGANTAR

Puji Syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya, sehingga Kami dapat menyelesaikan Makalah Pemanfaatan Lingkungan Sekitar ini. Sholawat beserta salam di hadiahkan untuk Nabi Besar Muhammad SAW., berkat beliaulah kita di bimbing dari zaman kebodohan ke zaman yang serba canggih seperti sekarang ini.
Ucapan terima kasih kami haturkan untuk dosen pembimbing Defi S.Pd dan seluruh pihak yang telah membantu dalam penyelesaian penyusunan Makalah  ini, baik  melalui pikiran maupun materi.
Kami juga sangat menyadari atas kekurangan dari isi Penyusunan Makalah ini, maka dari itu Kami sangat mengharapkan  dan menjadi suatu kehormatan bagi Kami atas kritik dan saran dari pembaca supaya menjadi pedoman bagi Kami untuk kedepannya, dan bermanfaat bagi semua yang membacanya. 



                                                                                            Pekanbaru,  April 2013 



                                                                                                         Penulis





DAFTAR ISI
                                                                                                                      
KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

BAB I      PENDAHULUAN 
  A. Latar Belakang
  B. Rumusan Masalah
  C. Tujuan Penulisan


BAB II PEMBAHASAN 
 Pemanfaatan Pohon

BAB III PENUTUP
A.    Kesimpulan
B.     Saran





BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang.
Dalam suatu proses belajar mengajar, dua unsur yang amat penting adalah metode mengajar dan media pengajaran disamping aspek lain. Perkembanagan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin mendorong upaya-upaya pembaharuan dalam pemanfaatan hasil-hasil teknologi dalam proses belajar. Para guru dituntut agar mampu menggunakan alat-alat yang dapat disediakan oleh sekolah, dan tidak tertutup kemungkinan bahwa alat-alat tersebut sesuai dengan perkembangan dan tuntutan zaman. Oleh karena itu, guru sekurang-kurangnya dapat menggunakan alat yang murah dan efisien yang meskipun sederhana dan guru harus memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup tentang media pengajaran.
Media pembelajaran terdiri dari berbagai macam jenis, dari media pembelajaran yang sederhana dan murah hingga media pembelajaran yang canggih dan mahal. Dari mulai rakitan pabrik hingga buatan tangan para guru itu sendiri , bahkan ada pula yang telah disediakan oleh alam dilingkungan sekitar kita yang dapat langsung digunakan sebagai media pembelajaran. Atas dasar pemahaman tersebut diatas maka diharapkan tidak ada lagi argumentasi yang muncul dikalangan para guru untuk tidak dapat menggunakan alat peraga oleh karena biayanya mahal. Begitu banyaknya lingkungan disekitar kita yang dapat digunakan sebagai media alat peraga tanpa perlu biaya mahal. Beberapa benda dilingkungan kita dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar, baik yang dimanfaatkan secara langsung ( by utility resources ) , ataupun yang dirancang terlebih dahulu ( by design resources ) dan dapat pula dengan cara rekayasa media.

B.  Rumusan Masalah.
Makalah ini berisi penjelasan tentang Lingkungan Sekitar yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran matematika.
C. Tujuan Penulisan.
Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas kelompok yang diberikan oleh dosen pengampu Workshop Matematika dan bisa menambah pengetahuan bagi mahasiswa.



BAB II
PEMBAHASAN

A. Pemanfaatan Pohon
Belajar matematika itu menyenangkan merupakan salah satu aspek yang ingin diwujudkan melalui metode PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan). Agar proses belajar matematika dapat berlangsung menyenangkan, pembelajaran matematika dapat dikemas dengan berorientasi pada lingkungan sekitar. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah RME (Realistic Mathematic Education) yaitu dengan mengaitkan dan melibatkan lingkungan sekitar, pengalaman nyata siswa dalam kehidupan sehari-hari, serta menjadikan matematika sebagai aktivitas siswa. Siswa di ajak berpikir cara menyelesaikan masalah yang pernah dialaminya. Pembelajaran di luar ruangan merupakan variasi strategi pembelajaran yang berhubungan dengan kehidupan dan lingkungan sekitar secara langsung, sekaligus menggunakannya sebagai sumber belajar sesuai materi yang akan dipelajari.
Penulis disini memanfaatkan pembelajaran di luar ruangan dengan menggunakan pohon sebagai media pembelajaran.  beberapa manfaat Pohon sebagai media dan sumber pembelajaran matematika yaitu:
a.      Pembelajaran materi Bangun Ruang dalam menghitung Volume dan Luas 
v  Pada batang pohon dapat dijadikan obyek seperti mengukur tinggi pohon, menghitung diameter pohon, dan panjang daun serta volume batang. 
b.      Pembelajaran materi penghitungan Aritmatika 
v  Pada ranting-ranting pohon dapat digunakan sebagai alat bantu untuk penghitungan aritmatika seperti penjumlahan ataupun pengurangan.
v  Daunnya pun juga dapat di jadikan media aritmatika
c.       Serat pohon juga dapat membantu untuk dijadikan media pembelajaran
v  Pembelajaran materi Sudut dengan Sudut Elevasi dan Sudut Depresi Penggunaan media pohon untuk mengukur sudut elevasi dan sudut depresi



BAB III
PENUTUP
A.  Kesimpulan
Banyak sekali manfaat yang terkandung di Alam. Allah menciptakan alam semesta beserta isinya dengan berbagai manfaatnya. Kita sebagai manusia yang berpendidikan bisa menggunakan ilmu yang kita miliki untuk memanfaatkannya.
Begitu juga dengan ilmu matematika, begitu banyak media pembelajaran sebagai alat bantu mengajar matematika yang bisa  dimanfaatkan sebagai media pembelajaran matematika itu sendiri. Mislanya saja, pohon. Berbagai bagian dari pohon dapat kita jadikan alat untuk media pembelajaran matematika, seperti batang pohon, dapat dijadikan sebagai alat bantu untuk menambah pemahaman kita terhadap pengukuran diameter lingkaran. Serta bagian lainnya.
Jadi, media pembelajaran bisa berasal dari mana saja, dari tekhnologi bahkan dari alam yang ada disekitar kita. Dalam pemanfaatan lingkungan tersebut guru dapat membawa kegiatan-kegiatan yang biasanya dilakukan di dalam ruangan kelas ke alam terbuka dalam hal ini lingkungan. Namun jika guru menceritakan kisah tersebut di dalam ruangan kelas, nuansa yang terjadi di dalam kelas tidak akan sealamiah seperti halnya jika guru mengajak anak untuk memanfaatkan lingkungan. Artinya belajar tidak hanya terjadi di ruangan kelas namun juga di luar ruangan kelas dalam hal ini lingkungan sebagai sumber belajar yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan fisik, keterampilan sosial, budaya, perkembangan emosional serta intelektual.

B.  Saran
Guru hendaklah mampu menggunakan alat-alat yang dapat disediakan oleh sekolah, dan tidak tertutup kemungkinan bahwa alat-alat tersebut sesuai dengan perkembangan dan tuntutan zaman. Selain, guru sekurang-kurangnya dapat menggunakan alat yang murah dan efisien yang meskipun sederhana dan bisa saja media tersebut berasal dari alam serta guru harus memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup tentang media pengajaran. Oleh karena itulah, bagi calon-calon guru sangat perlu mempelajari media pembelajaran ini yang berguna bagi mereka ketika mengajar kelak.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar