PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEKITAR
Makalah ini disusun untuk memenuhi
tugas mata kuliah
Workshop Matematika
Workshop Matematika
Dosen Pengampu:
Defi S.Pd
Oleh
:
ERMA SUSANTI
11115202303
PENDIDIKAN MATEMATIKA
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU
PEKANBARU
2013
KATA PENGANTAR
Puji Syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan
karunia-Nya, sehingga Kami dapat menyelesaikan Makalah Pemanfaatan
Lingkungan Sekitar ini.
Sholawat beserta salam di hadiahkan untuk Nabi Besar Muhammad SAW., berkat
beliaulah kita di bimbing dari zaman kebodohan ke zaman yang serba canggih
seperti sekarang ini.
Ucapan terima kasih kami haturkan untuk dosen pembimbing Defi
S.Pd dan seluruh pihak yang telah membantu dalam
penyelesaian penyusunan Makalah ini, baik melalui pikiran maupun materi.
Kami juga sangat menyadari atas kekurangan dari isi Penyusunan Makalah
ini, maka dari itu Kami sangat mengharapkan
dan menjadi suatu kehormatan bagi Kami atas kritik dan saran dari
pembaca supaya menjadi pedoman bagi Kami untuk kedepannya, dan bermanfaat
bagi semua yang membacanya.
Pekanbaru, April 2013
Penulis
Pekanbaru, April 2013
Penulis
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Rumusan Masalah
C. Tujuan Penulisan
BAB II PEMBAHASAN
Pemanfaatan Pohon
BAB III PENUTUP
A. Latar Belakang
B. Rumusan Masalah
C. Tujuan Penulisan
BAB II PEMBAHASAN
Pemanfaatan Pohon
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran
BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang.
Dalam
suatu proses belajar mengajar, dua unsur yang amat penting adalah metode
mengajar dan media pengajaran disamping aspek lain. Perkembanagan ilmu
pengetahuan dan teknologi semakin mendorong upaya-upaya pembaharuan dalam
pemanfaatan hasil-hasil teknologi dalam proses belajar. Para guru dituntut agar
mampu menggunakan alat-alat yang dapat disediakan oleh sekolah, dan tidak
tertutup kemungkinan bahwa alat-alat tersebut sesuai dengan perkembangan dan
tuntutan zaman. Oleh karena itu, guru sekurang-kurangnya dapat menggunakan alat
yang murah dan efisien yang meskipun sederhana dan guru harus memiliki
pengetahuan dan pemahaman yang cukup tentang media pengajaran.
Media
pembelajaran terdiri dari berbagai macam jenis, dari media pembelajaran yang
sederhana dan murah hingga media pembelajaran yang canggih dan mahal. Dari
mulai rakitan pabrik hingga buatan tangan para guru itu sendiri , bahkan ada
pula yang telah disediakan oleh alam dilingkungan sekitar kita yang dapat langsung
digunakan sebagai media pembelajaran. Atas dasar pemahaman tersebut diatas maka
diharapkan tidak ada lagi argumentasi yang muncul dikalangan para guru untuk
tidak dapat menggunakan alat peraga oleh karena biayanya mahal. Begitu
banyaknya lingkungan disekitar kita yang dapat digunakan sebagai media alat
peraga tanpa perlu biaya mahal. Beberapa benda dilingkungan kita dapat
dimanfaatkan sebagai sumber belajar, baik yang dimanfaatkan secara langsung (
by utility resources ) , ataupun yang dirancang terlebih dahulu ( by design
resources ) dan dapat pula dengan cara rekayasa media.
B. Rumusan
Masalah.
Makalah
ini berisi penjelasan tentang Lingkungan Sekitar yang dapat digunakan sebagai
media pembelajaran matematika.
C. Tujuan
Penulisan.
Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi
tugas kelompok yang diberikan oleh dosen pengampu Workshop Matematika dan bisa
menambah pengetahuan bagi mahasiswa.
BAB
II
PEMBAHASAN
A. Pemanfaatan Pohon
Belajar
matematika itu menyenangkan merupakan salah satu aspek yang ingin diwujudkan
melalui metode PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan
Menyenangkan). Agar proses belajar matematika dapat berlangsung menyenangkan,
pembelajaran matematika dapat dikemas dengan berorientasi pada lingkungan
sekitar. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah RME (Realistic
Mathematic Education) yaitu dengan mengaitkan dan melibatkan lingkungan
sekitar, pengalaman nyata siswa dalam kehidupan sehari-hari, serta menjadikan
matematika sebagai aktivitas siswa. Siswa di ajak berpikir cara menyelesaikan
masalah yang pernah dialaminya. Pembelajaran di luar ruangan merupakan variasi
strategi pembelajaran yang berhubungan dengan kehidupan dan lingkungan sekitar
secara langsung, sekaligus menggunakannya sebagai sumber belajar sesuai materi
yang akan dipelajari.
Penulis
disini memanfaatkan pembelajaran di luar ruangan dengan menggunakan pohon
sebagai media pembelajaran. beberapa
manfaat Pohon sebagai media dan sumber pembelajaran matematika yaitu:
a. Pembelajaran
materi Bangun Ruang dalam menghitung Volume dan Luas
v Pada
batang pohon dapat dijadikan obyek seperti mengukur tinggi pohon, menghitung
diameter pohon, dan panjang daun serta volume batang.
b. Pembelajaran
materi penghitungan Aritmatika
v Pada
ranting-ranting pohon dapat digunakan sebagai alat bantu untuk penghitungan
aritmatika seperti penjumlahan ataupun pengurangan.
v Daunnya
pun juga dapat di jadikan media aritmatika
c. Serat
pohon juga dapat membantu untuk dijadikan media pembelajaran
v Pembelajaran
materi Sudut dengan Sudut Elevasi dan Sudut Depresi Penggunaan media pohon
untuk mengukur sudut elevasi dan sudut depresi
BAB
III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Banyak
sekali manfaat yang terkandung di Alam. Allah menciptakan alam semesta beserta
isinya dengan berbagai manfaatnya. Kita sebagai manusia yang berpendidikan bisa
menggunakan ilmu yang kita miliki untuk memanfaatkannya.
Begitu
juga dengan ilmu matematika, begitu banyak media pembelajaran sebagai alat bantu
mengajar matematika yang bisa
dimanfaatkan sebagai media pembelajaran matematika itu sendiri. Mislanya
saja, pohon. Berbagai bagian dari pohon dapat kita jadikan alat untuk media
pembelajaran matematika, seperti batang pohon, dapat dijadikan sebagai alat
bantu untuk menambah pemahaman kita terhadap pengukuran diameter lingkaran.
Serta bagian lainnya.
Jadi,
media pembelajaran bisa berasal dari mana saja, dari tekhnologi bahkan dari
alam yang ada disekitar kita. Dalam pemanfaatan lingkungan tersebut guru dapat
membawa kegiatan-kegiatan yang biasanya dilakukan di dalam ruangan kelas ke
alam terbuka dalam hal ini lingkungan. Namun jika guru menceritakan kisah tersebut
di dalam ruangan kelas, nuansa yang terjadi di dalam kelas tidak akan sealamiah
seperti halnya jika guru mengajak anak untuk memanfaatkan lingkungan. Artinya
belajar tidak hanya terjadi di ruangan kelas namun juga di luar ruangan kelas
dalam hal ini lingkungan sebagai sumber belajar yang sangat berpengaruh
terhadap perkembangan fisik, keterampilan sosial, budaya, perkembangan
emosional serta intelektual.
B. Saran
Guru
hendaklah mampu menggunakan alat-alat yang dapat disediakan oleh sekolah, dan
tidak tertutup kemungkinan bahwa alat-alat tersebut sesuai dengan perkembangan
dan tuntutan zaman. Selain, guru sekurang-kurangnya dapat menggunakan alat yang
murah dan efisien yang meskipun sederhana dan bisa saja media tersebut berasal
dari alam serta guru harus memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup
tentang media pengajaran. Oleh karena itulah, bagi calon-calon guru sangat
perlu mempelajari media pembelajaran ini yang berguna bagi mereka ketika
mengajar kelak.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar